welcome to my blog

Blinkie Graphics Generator at TextSpace.net

Jumat, 28 Desember 2012

Mengeja Tangis



Ini tangis yang tidak bisa kamu eja, nggus… :’(
Tangis yang tidak meminta bahu mu atau peluk mu ketika ia terpaksa terburai di pangkuan mata ku..
Ini tangis yang meringkuk di sudut gelap kamar, terisak, tergugu, pilu, sendiri..
Jika saja derai-derai air mata bisa meneriakkan kata-kata yang selama ini ku pendam untuk mu, maka apa yang kau dengar kecuali ia diam? Maka ia akan diam..
Ketika ia diam-diam keluar dengan begitu derasnya dan begitu sesaknya yang bergerak-gerak di dada, pernahkah kau bertanya, apa yang membuat ku begitu pilu?
Tetapi karena kau tak pernah bertanya, kecuali meneriakkan perintah-perintah agar ia tidak bersuara, maka ia akan diam..
Tak akan mengeluarkan bait-bait kata yang begitu menyesakkan dada ku ini..
Ini tangis yang diam-diam ku urai di belakang mu, nggus… :’(
Tangis yang tidak meminta bahu mu atau peluk mu ketika ia terpaksa terburai di pangkuan mata ku..
Ini tangis yang akan ku eja sendiri.. hanya sendiri !! :)
Ketika kau tersadar begitu sakitnya diri ku menahan berjuta gejolak akan tentang mu, mungkin aku sudah lelah dan tak mampu lagi untuk bertahan :(



Sumber : majalah youngster

Tidak ada komentar:

Posting Komentar