welcome to my blog

Blinkie Graphics Generator at TextSpace.net

Selasa, 10 Desember 2013

psikologi dan internet dalam lingkup interpersonal

Tulisan (9)
Nama : Fitrah
Kelas : 2PA06
NPM : 13512016

Komunitas Online


Komunitas online merupakan komunitas yang mempunyai keunikan tersendiri. Dibilang unik karena para anggota didalam sebuah komunitas online bisa secara bersama-sama melakukan suatu aksi tanpa harus berkumpul di satu tempat. Onliner New York,Denpasar,Palu,Jakarta,Seoul,Semarang,Surabaya,Bandung yang bergabung dalam sebuah komunitas dapat melakukan satu aksi kampanye secara berbarengan melalui internet (contoh: Kampanye anti Global Warming,kampanye dukung Pulau Komodo,kampanye gemar membaca buku). Namun onliner juga manusia,merasa tak afdol jika belum berinteraksi langsung secara fisik dengan onliner lainnya. Terjadilah pertemuan para onliner di dunia nyata yang umumnya dinamakan Kopdar. Kopdar adalah suatu bentuk komunikasi nyata pelaku dunia maya dimana orang yang ikut kopdar itu bisa saling berkenalan secara pribadi atau sharing ilmu dan pengalaman. Tak bisa dipungkiri bahwa secara psikologis jika sesorang rutin bertemu dan berinteraksi dengan orang lain yang mempunyai kesamaan minat di sebuah komunitas akan menimbulkan ikatan emosional tersendiri dihati orang tersebut terhadap komunitasnya.

Polarisasi kelompok

Fenomena polarisasi kelompok adalah kecenderungan kelompok yang menyebabkan orang mengubah keputusan mereka , baik ke arah yang lebih teliti ataupun mengambil resiko . Polarisasi kelompok menimbulkan, mengumpulnya pendapat kelompok pada satu pandangan tertentu. Di dalam internet tersedia berbagai macam informasi yang dapat di akses secara leluasa hal ini memungkinkan seseorang membentuk kelompok dalam internet .
Misalnya , orang yang hobinya mengoleksi burung dengan mencari di internet atau googling mengenai informasi komunitas pecinta burung hinga akhirnya orang tersebut bergabung dalam kelompok komunitas tersebut . Mereka saling berbagi informasi dan pengalaman hingga interaksi mereka di internet semakin terjaga.
Tetapi biasanya , anggota kelompok yang akrab di komunitas internet belum tentu mereka juga menjalin keakraban di dunia nyata, karena jarang sekali di antara mereka yang bertemu, kebanyakan mereka hanya menggabungkan pikiran-pikiran mereka atau berbagi informasi hanya lewat internet.


Kelompok kerja virtual

Kelompok kerja virtual adalah sekumpulan orang yang bekerja dalam sebuah proyek yang umum melalui teknologi misalnya email , pesan instan , dan database bersama . Mereka menggunakan komputer agar dapat berinteraksi dengan anggota lain yang terpisah secara fisik guna mencapai tujuan bersama . Kelompok kerja virtual memiliki keunggulan dibanding kelompok kerja lainya misalnya : lebih cepat berbagi informasi , pengambilan keputusan dan perampungan pekerjaan . Kelompok kerja virtual biasanya digunakan dalam perusahaan atau persyaratan pekerjaan untuk mempermudah pekerjaan mereka . Kelompok kerja virtual dapat muncul apabila terjadi sosialiasasi yang tinggi pada anggota - anggota yang akhirnya membentuk kelompok ini.  

Kelompok Kerja & Brainstorming Elektonik

Brainstorming merupakan teknik kreativitas yang dirancang untuk menghasilkan sejumlah ide - ide besar untuk solusi suatu masalah . Elektronik brainstorming adalah versi komputerisasi dari teknik brainwriting manual. Hal ini biasanya didukung oleh sistem rapat elektronik (EMS), tetapi juga bentuk yang lebih sederhana dapat dilakukan melalui email dan mungkin browser berbasis, atau menggunakan peer-to-peer software. Dengan sistem pertemuan elektronik, peserta berbagi daftar ide di atas internet. Ide dimasukkan secara independen. Kontribusi segera menjadi terlihat untuk semua dan biasanya anonim untuk mendorong keterbukaan dan mengurangi prasangka pribadi. Modern EMS juga mendukung sesi brainstorming asynchronous selama waktu yang lama serta kegiatan tindak lanjut khas dalam pemecahan masalah secara kreatif kategorisasi proses seperti ide, penghapusan duplikat, penilaian dan diskusi atau kontroversial diprioritaskan brainstorming ide.


Mengembangkan Kepercayaan Dalam Virtual Tim



Untuk menciptakan teknologi baru para anggota Tim Virtual dituntut untuk berkolaborasi antar anggota tim . Hal ini hars ditunjang dengan dipupuknya kepercayaaan antar anggota tim . Hal ini dapat dilakukan oleh Leader tim dengan melakukan langkah - langkah sebagai berikut :
  • Meningkatkan tanggung jawab bersama
  • Pertukaran informasi
  • Pengembangan ide - ide baru
  • Memberikan motivasi kepada team
  • Berani mengambil resiko dan tanggung jawab ketika proyek tersebut mendapat masalah dan dengan cepat menyelesaikan masalah tersebut
  • Menciptakan kejujuran dan keterbukaan satu sama lain


    sumber :
    http://alrindacahya.blogspot.com/2012/10/psikologi-dan-internet.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar