welcome to my blog

Blinkie Graphics Generator at TextSpace.net

Sabtu, 07 Desember 2013

Psikologi dan internet dalam lingkup interpersonal

TULISAN (5)

nama : fitriah
kelas : 2PA06
npm : 13512016



Ketertarikan Interpersonal dan faktor terjadinya
Di dalam setiap individu pasti mempunyai sesuatu yang unik dan berbeda dari individu lainnya yang juga dapat menarik individu lainnya. Ketertarikan interpersonal dapat diartikan bahwa suatu perasaan dimana seorang individu menyukai atau tertarik terhadap individe lainnya dengan penilaian yang positif.
Dibawah ini ada beberapa factor yang dapat menyebabkan terjadinya ketertarikan diantaranya : 
Daya tarik fisik. Inilah salah satu faktor yang sangat sulit di rekayasa, dan mungkin bagi sebagian orang adalah faktor yang paling tidak adil untuk dijadikan kriteria bagi seseorang untuk disukai orang lain. Tetapi penelitian telah menunjukkan bahwa daya tarik fisik memang berpengaruh. 
Kedekatan. Kedekatan di sini dalam arti dekat secara fisik/lingkungan. 
Merasa Dekat/Familiar. Salah satu alasan mengapa kedekatan dapat menciptakan rasa suka karena meningkatkan perasaan familiar. Efek perasaan familiar menimbulkan ketertarikan adalah fenomena yang sangat umum.
Kemiripan.sebagian orang yang merasa wajahnya mirip biasanya ia ingin mengenal atau mencari tau tentang orang tersebut lebih dalam lagi.
Social Reward. Seseorang cenderung mengulangi tingkah lakunya jika mereka mendapatkan penghargaan atau keuntungan 


Hambatan dalam Komunikasi Interpersonal
Seringkali komunikan tidak saling memahami maksud pesan atau informasi dari lawan bicaranya. Hal ini disebabkan beberapa masalah antara
a.      Komunikator;
·         Hambatan biologis, misalnya komunikator gagap
·         Hambatan psikologis, misalnya komunikator yang gugup
·         Hambatan gender, misalnya perempuan tidak bersedia terbuka terhadap lawan bicaranya yang laki-laki.
b.      Media;
·         Hambatan teknis, misalnya masalah pada teknologi komunikasi (microphone, telepon, power point, dan lain sebagainya)
·         Hambatan geografis, misalnya blank spot pada daerah tertentu sehingga signal HP tidak dapat ditangkap.
·         Hambatan simbol/ bahasa, yaitu perbedaan bahasa yang digunakan pada komunitas tertentu. Misalnya kata-kata “wis mari” versi orang Jawa Tengah diartikan sebagai sudah sembuh dari sakit sedangkan versi orang Jawa Timur diartikan sudah selesai mengerjakan sesuatu.
·         Hambatan budaya, yaitu perbedaan budaya yang mempengaruhi proses komunikasi.

a.      Komunikate;
·         Hambatan biologis, misalnya komunikate yang tuli.
·         Hambatan psikologis, misalnya komunikate yang tidak berkonsentrasi dengan pembicaraan.

Perilaku Negatif dalam Interpersonal Online-Relation

Cyber Cheating : bisa dibilang perselingkuhan. ketika seseorang yang secara nyata memiliki pasangan di dunia nyata, mereka bisa memiliki pasangan juga didunia maya. Misalnya , pria beristri memiliki sebuah akun di jejaring sosial, sedangkan istrinya tidak. Tanpa sepengetahuan istrinya, si suami memasang status 'single' di akun jejaring sosialnya itu. Sehingga secara tidak langsung, pria beristri ini berkesempatan untuk memiliki gadis single lainnya.

Cyber Flirting adalah merayu atau menggoda yang dilakukan dalam dunia maya. Dikategorikan negatif karena terkadang si penggoda tidak menggunakan bahasa yang baik atau bahkan si penggoda ini adalah penyamar pada suatu akun. Maksudnya, karna banyak terjadi penipuan identitas pada dunia maya, bisa jadi si penggoda ini menggunakan akun teman atau bahkan musuhnya untuk menggoda orang lain (bisa dalam jejaring sosial atau game online). Hal itu bisa membuat masalah pada pemilik akun aslinya. Atau jika si penggoda menggunakan akun dirinya sendiri pada jejaring sosial lalu menggoda orang lain yang ternyata telah memiliki pasangan, mungkin dia akan mendapatkan masalah dari pasangan orang yang telah dia goda, tidak menutup kemungkinan si penggoda ini akan di bully atau tindakan yang tidak wajar lainnya.

sumber :

Altman & Taylor. 1973. Social Relationship.
Dlm. Brehm & Kassin. 1996. Social Psychology. Third Edt. Boston: Houghton Mifflin Co.
Brehm & Kassin. 1996. Social Psychology. Third Edt. Boston: Houghton Mifflin Co.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar