Nama : Fitriah
Kelas : 2PA06
NPM : 13512016
Bab I
Pendahuluan
Latar
Belakang
Sekarang ini
kecanduan internet sudah banyak di alami oleh anak-anak remaja, bahkan tidak
hanya para anak remaja, tetapi sudah sampai ke anak SD, ibu-ibu dan bapak-bapak
yang usianya sudah tak muda lagi, banyak di jumpai mereka banyak menghabiskan
waktunya untuk melakukan kegiatan dengan menggunakan internet. Di bawah ini
saya akan menjelaskan tentang internet addiction beserta dengan jenis-jenisnya.
Rumusan
masalah
1.
Apa yang
dimaksud dengan internet addiction?
2.
Apa saja
jenis-jenis adiksi?
Tujuan
Agar mahasiswa
dapat memahami tentang internet addiction dan dapat mengetahui apa saja
jenis-jenis adiksi
Bab II
Pembahasan
Internet Addiction (Kecanduan
Internet)
Seperti halnya adiksi terhadap zat, adiksi internet dapat diartikan sebagai pemakaian internet secara terus-menerus hingga dapat mengganggu kehidupan sehari-hari penderitanya.
Kriteria-Kriteria Internet Addiction
Kriteria untuk mengetahui seseorang telah mengalami adiksi terhadap internet diadaptasi dari kriteria-kriteria ketergantungan zat seperti disebutkan di dalam DSM-IV, yaitu :
Seperti halnya adiksi terhadap zat, adiksi internet dapat diartikan sebagai pemakaian internet secara terus-menerus hingga dapat mengganggu kehidupan sehari-hari penderitanya.
Kriteria-Kriteria Internet Addiction
Kriteria untuk mengetahui seseorang telah mengalami adiksi terhadap internet diadaptasi dari kriteria-kriteria ketergantungan zat seperti disebutkan di dalam DSM-IV, yaitu :
a.
Toleransi, yang ditunjukkan dalam
perilaku sebagai berikut :
Kebutuhan meningkatkan waktu penggunaan internet untuk mendapatkan kepuasan dan mengurangi efek keinginan terus-menerus memakai internet. Secara nyata mengurangi efek keinginan tersebut dengan melanjutkan pemakaian internet dengan waktu yang sama terus menerus.
Kebutuhan meningkatkan waktu penggunaan internet untuk mendapatkan kepuasan dan mengurangi efek keinginan terus-menerus memakai internet. Secara nyata mengurangi efek keinginan tersebut dengan melanjutkan pemakaian internet dengan waktu yang sama terus menerus.
b.
Withdrawal, yang termanifestasikan
ke dalam salah satu ciri-ciri berikut :
Kesulitan untuk menghentikan atau mengurangi pemakaian internet, agitasi psikomotor, kecemasan, secara obsesif memikirkan tentang apa yang sedang terjadi di internet, fantasi atau mimpi tentang internet, sengaja atau tidak sengaja menggerakkan jari-jari seperti gerakan sedang mengetik dengan komputer. Pemakaian internet atau layanan online yang mirip untuk melepaskan diri atau menghindarkan diri dari simptom-simptom withdrawal.
Kesulitan untuk menghentikan atau mengurangi pemakaian internet, agitasi psikomotor, kecemasan, secara obsesif memikirkan tentang apa yang sedang terjadi di internet, fantasi atau mimpi tentang internet, sengaja atau tidak sengaja menggerakkan jari-jari seperti gerakan sedang mengetik dengan komputer. Pemakaian internet atau layanan online yang mirip untuk melepaskan diri atau menghindarkan diri dari simptom-simptom withdrawal.
c.
Sering menghabiskan waktu mengakses
internet lebih lama dari yang direncanakan (kehilangan orientasi waktu).
d.
Gagal mewujudkan keinginan untuk
mengurangi atau mengontrol pemakaian internet.
e.
Menghabiskan banyak waktu dengan
kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan internet (misalnya membeli buku-buku
tentang internet, mencoba-coba browser WWW baru, dan mengatur material-material
hasil dari download).
f.
Terganggunya kegiatan-kegiatan yang
berhubungan dengan keluarga, lingkungan, pekerjaan akibat pemakaian internet.
g.
Tetap menggunakan internet secara
berlebihan meskipun sudah memiliki pengetahuan mengenai dampak-dampak negatif
dari pemakaian internet secara berlebihan.
Jenis-Jenis Internet addiction
Berikut ini adalah sub-sub tipe dari internet addiction menurut Kimberly S. Young, et. al. (2006):
Berikut ini adalah sub-sub tipe dari internet addiction menurut Kimberly S. Young, et. al. (2006):
a.
Cybersexual Addiction,
Termasuk ke dalam cybersexual addiction antara lain adalah individu yang secara kompulsif mengunjungi website-website khusus orang dewasa, melihat hal-hal yang berkaitan dengan seksualitas yang tersaji secara eksplisit, dan terlibat dalam pengunduhan dan distribusi gambar-gambar dan file-file khusus orang dewasa.
Termasuk ke dalam cybersexual addiction antara lain adalah individu yang secara kompulsif mengunjungi website-website khusus orang dewasa, melihat hal-hal yang berkaitan dengan seksualitas yang tersaji secara eksplisit, dan terlibat dalam pengunduhan dan distribusi gambar-gambar dan file-file khusus orang dewasa.
b.
Cyber-Relationship Addiction
Cyber-relationship addiction mengacu pada individu yang senang mencari teman atau relasi secara online. Individu tersebut menjadi kecanduan untuk ikut dalam layanan chat room dan seringkali menjadi terlalu-terlibat dalam hubungan pertemanan online atau terikat dalam perselingkuhan virtual.
Cyber-relationship addiction mengacu pada individu yang senang mencari teman atau relasi secara online. Individu tersebut menjadi kecanduan untuk ikut dalam layanan chat room dan seringkali menjadi terlalu-terlibat dalam hubungan pertemanan online atau terikat dalam perselingkuhan virtual.
c.
Net compulsions
Yang termasuk dalam sub tipe net compulsions misalnya perjudian online, belanja online, dan perdagangan online.
Yang termasuk dalam sub tipe net compulsions misalnya perjudian online, belanja online, dan perdagangan online.
d.
Information Overload
Information overload mengacu pada web surfing yang bersifat kompulsif.
Information overload mengacu pada web surfing yang bersifat kompulsif.
e.
Computer Addiction
Salah satu bentuk dari computer addiction adalah bermain game komputer yang bersifat obsesif.
Salah satu bentuk dari computer addiction adalah bermain game komputer yang bersifat obsesif.
Bab III
Kesimpulan
Kecanduan atau adiksi terhadap internet terlihat dari
intensi waktu yang digunakan seseorang untuk terpaku berjam-jam bahkan ada yang
sampai berhari-hari di depan komputer atau segala macam alat elektronik yang
memiliki koneksi internet, banyaknya waktu yang mereka gunakan untuk online
membuat mereka tidak peduli dan lupa dengan aktivitas lainnya dan kehidupan
sekitar . Internet dan komputer bisa memberikan dampak negatif pada perilaku,
baik secara langsung ataupun secara perlahan di kemudian hari.
Bab
IV
Refrensi
mereka.http://rizkikarochendi.wordpress.com/2013/10/26/fenomena-adiksi-yang-terjadi-sebagai-dampak-interaksi-manusia-dan-internet-beserta-contoh-kasus-dalam-kehidupan-sehari-hari-mengenai-fenomena-internet-addiction/

Tidak ada komentar:
Posting Komentar