welcome to my blog

Blinkie Graphics Generator at TextSpace.net

Rabu, 01 Januari 2014

psikologi dan internet dalam lingkup intrapersonal

Tugas (4)
Nama : Fitriah
Kelas : 2PA06
NPM : 13512016



Bab I
Pendahuluan
Latar Belakang
Sekarang ini kecanduan internet sudah banyak di alami oleh anak-anak remaja, bahkan tidak hanya para anak remaja, tetapi sudah sampai ke anak SD, ibu-ibu dan bapak-bapak yang usianya sudah tak muda lagi, banyak di jumpai mereka banyak menghabiskan waktunya untuk melakukan kegiatan dengan menggunakan internet. Di bawah ini saya akan menjelaskan tentang internet addiction beserta dengan jenis-jenisnya.
Rumusan masalah
1.      Apa yang dimaksud dengan internet addiction?
2.      Apa saja jenis-jenis adiksi?
Tujuan
Agar mahasiswa dapat memahami tentang internet addiction dan dapat mengetahui apa saja jenis-jenis adiksi
Bab II
Pembahasan
Internet Addiction (Kecanduan Internet)
Seperti halnya adiksi terhadap zat, adiksi internet dapat diartikan sebagai pemakaian internet secara terus-menerus hingga dapat mengganggu kehidupan sehari-hari penderitanya.

Kriteria-Kriteria Internet Addiction
Kriteria untuk mengetahui seseorang telah mengalami adiksi terhadap internet diadaptasi dari kriteria-kriteria ketergantungan zat seperti disebutkan di dalam DSM-IV, yaitu :
a.      Toleransi, yang ditunjukkan dalam perilaku sebagai berikut :
Kebutuhan meningkatkan waktu penggunaan internet untuk mendapatkan kepuasan dan mengurangi efek keinginan terus-menerus memakai internet. Secara nyata mengurangi efek keinginan tersebut dengan melanjutkan pemakaian internet dengan waktu yang sama terus menerus.
b.      Withdrawal, yang termanifestasikan ke dalam salah satu ciri-ciri berikut :
Kesulitan untuk menghentikan atau mengurangi pemakaian internet, agitasi psikomotor, kecemasan, secara obsesif memikirkan tentang apa yang sedang terjadi di internet, fantasi atau mimpi tentang internet, sengaja atau tidak sengaja menggerakkan jari-jari seperti gerakan sedang mengetik dengan komputer. Pemakaian internet atau layanan online yang mirip untuk melepaskan diri atau menghindarkan diri dari simptom-simptom withdrawal.
c.       Sering menghabiskan waktu mengakses internet lebih lama dari yang direncanakan (kehilangan orientasi waktu).
d.      Gagal mewujudkan keinginan untuk mengurangi atau mengontrol pemakaian internet.
e.       Menghabiskan banyak waktu dengan kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan internet (misalnya membeli buku-buku tentang internet, mencoba-coba browser WWW baru, dan mengatur material-material hasil dari download).
f.        Terganggunya kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan keluarga, lingkungan, pekerjaan akibat pemakaian internet.
g.      Tetap menggunakan internet secara berlebihan meskipun sudah memiliki pengetahuan mengenai dampak-dampak negatif dari pemakaian internet secara berlebihan.
Jenis-Jenis Internet addiction
Berikut ini adalah sub-sub tipe dari internet addiction menurut Kimberly S. Young, et. al. (2006):
a.      Cybersexual Addiction,
Termasuk ke dalam cybersexual addiction antara lain adalah individu yang secara kompulsif mengunjungi website-website khusus orang dewasa, melihat hal-hal yang berkaitan dengan seksualitas yang tersaji secara eksplisit, dan terlibat dalam pengunduhan dan distribusi gambar-gambar dan file-file khusus orang dewasa.
b.      Cyber-Relationship Addiction
Cyber-relationship addiction mengacu pada individu yang senang mencari teman atau relasi secara online. Individu tersebut menjadi kecanduan untuk ikut dalam layanan chat room dan seringkali menjadi terlalu-terlibat dalam hubungan pertemanan online atau terikat dalam perselingkuhan virtual.
c.       Net compulsions
Yang termasuk dalam sub tipe net compulsions misalnya perjudian online, belanja online, dan perdagangan online.
d.      Information Overload
Information overload mengacu pada web surfing yang bersifat kompulsif.
e.       Computer Addiction
Salah satu bentuk dari computer addiction adalah bermain game komputer yang bersifat obsesif.
Bab III
Kesimpulan
Kecanduan atau adiksi terhadap internet terlihat dari intensi waktu yang digunakan seseorang untuk terpaku berjam-jam bahkan ada yang sampai berhari-hari di depan komputer atau segala macam alat elektronik yang memiliki koneksi internet, banyaknya waktu yang mereka gunakan untuk online membuat mereka tidak peduli dan lupa dengan aktivitas lainnya dan kehidupan sekitar . Internet dan komputer bisa memberikan dampak negatif pada perilaku, baik secara langsung ataupun secara perlahan di kemudian hari.
Bab IV
Refrensi
mereka.http://rizkikarochendi.wordpress.com/2013/10/26/fenomena-adiksi-yang-terjadi-sebagai-dampak-interaksi-manusia-dan-internet-beserta-contoh-kasus-dalam-kehidupan-sehari-hari-mengenai-fenomena-internet-addiction/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar