Nama : Fitriah
Kelas : 2PA06
NPM : 13512016
Bab
I
Pendahuluan
Latar
Belakang
CSCW
adalah sebuah istilah generik, yang menggabungkan pemahaman cara orang bekerja
dalam kelompok dengan teknologi yang memungkinkan jaringan komputer, dan
terkait perangkat keras, perangkat lunak, layanan dan teknik. CSCW
menyebarluaskan hasil penelitan yang inovatif dan memberikan sebuah forum
interdisipliner untuk perdebatan dan pertukaran gagasan tentang teori, masalah
- masalan praktis, teknis dan sosial di CSCW. Hasil CSCW biasanya disebut
Groupware. Groupware adalah jenis software yang membantu kelompok kerja (workgroup)
yang terhubung ke jaringan untuk mengelola aktivitas mereka. Salah satu contoh
sistem CSCW ini adalah electronic mail (email). Di bawah ini saya akan
menjelaskan tentang computer supported cooperative work.
Rumusan
Masalah
1.
Apa
yang di maksud dengan computer supported cooperative work?
Tujuan
Agar mahasiswa
dapat memahami tentang konsep dasar dalam cscw.
Bab
II
Pembahasan
CSCW
(Computer Supported Cooperative Work) adalah cara merancang suatu sistem yang
digunakan untuk membantu pekerjaan sebagai suatu group dan bagaimana memahami
dampak suatu teknologi pada pola pekerjaan mereka walaupun secara geografis
dipisahkan. CSCW juga merupakan suatu sistem yang mendukung pekerjaan
groupware.
Beberapa fenomena yang mempengaruhi penggunaan computer-mediated communication:
Beberapa fenomena yang mempengaruhi penggunaan computer-mediated communication:
1. Personal space
- Dalam komunikasi face-to-face, setiap orang cenderung mempertahankan jarak tertentu dengan lawan bicaranya.
- Konsep personal space berbeda untuk setiap negara/budaya.
- Masalah personal space dapat timbul apabila percakapan dilakukan melalui video links.
2. Kontak dan tatapan mata
- Dalam berkomunikasi, kontak mata memberikan beberapa petunjuk, seperti perasaan tertarik/bosan, otoritas/power, kehadiran sosial, dll.
- Video-tunnel memungkinkan kontak mata bahkan seluruh ekspresi wajah.
3. Gerak isyarat dan bahasa tubuh
- Dalam berkomunikasi, kita menggunakan tangan (gerak isyarat) untuk menunjuk sesuatu.
- Beberapa groupware system mencoba mengatasi hal tersebut dengan menggunakan group pointer.
- Banyak computer-supported meeting room menempatkan monitor pada meja sehingga para peserta dapat saling melihat dengan jelas.
4. Back channel
- Response dari pendengar berupa gerakan tubuh disebut back channel. Dengan adanya back channel, pembicara merasa bahwa pendengar cukup memahami pembicaraan.
- Beberapa masalah berkaitan dengan back channel yang mungkin timbul dalam komunikasi video, antara lain:
- Komunikasi video cenderung banyak menyoroti kepala dan bahu, sehingga kehilangan beberapa gerak tubuh dan isyarat.
- Layar yang besar cenderung mengurangi detail sehingga mungkin kehilangan beberapa informasi.
- Audio links (mis. telepon) hanya memiliki verbal back channel.
- Komunikasi berbasis teks biasanya tidak memiliki back channel.
5. Turn-taking
- Turn-taking adalah proses dimana peran dari pembicara dan pendengar ditukar.
- Dalam proses turn-taking, back channel biasanya merupakan bagian yang penting.
- Terjadinya proses turn-taking, a.l. karena:
- Pembicara menawarkan kesempatan kepada pendengar secara eksplisit, mis. mengajukan pertanyaan.
- Pembicara memberikan gap singkat dalam pembicaraan.
- Bentuk pemberian gap dari pembicara terutama berhubungan dengan audio channel.
- Masalah yang cukup serius dalam kaitan dengan pemberian gap timbul dalam komunikasi jarak jauh (komunikasi berbasis satelit) karena kelambatan waktu. Akan terjadi gap sekitar 4 detik.
Bab III
Kesimpulan
Email
merupakan sistem CSCW yang bersifat asynchronous yang tidak
mengharuskan user bekerja pada waktu yang bersamaan. Penerima mail tidak harus
membuka suratnya pada waktu yang sama dengan terkirimnya surat. Sebaliknya
sistem CSCW synchronous membutuhkan partisipasi simultan dari para
usernya. Perbedaan utama antara sistem CSCW dengan sistem interaksi individual
adalah tidak dapat diabaikannya aspek sosial kelompok dari user yang tergabung.
Sistem CSCW dibangun untuk memungkinkan interaksi antara user melalui komputer
sehingga kebutuhan sekian banyak user tersebut harus terpenuhi dalam satu
produk. Computer Supported Cooperative Work (CSCW) pertama kali digunakan oleh
Irene Greif dan Paul M. Cashman pada tahun 1984, pada sebuah workshop yang
dihadiri oleh mereka yang tertarik dalam menggunakan teknologi untuk memudahkan
pekerjaan mereka.
Bab IV
Refrensi
agungsr.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/3390/CSCW.pdf

Tidak ada komentar:
Posting Komentar